INFOGRAFIS MATERI BAB 10
VIDEO MATERI BAB 10
PENDALAMAN MATERI BAB 10
Pengantar
Studi mengenai sejarah perkembangan Islam di Indonesia mengungkapkan peran signifikan tokoh ulama dan sultan dalam penyebaran agama Islam di Nusantara. Para tokoh ini tidak hanya menyebarkan ajaran agama, tetapi juga memberikan kontribusi dalam pembentukan peradaban Islam di Indonesia. Rangkuman ini akan menguraikan peran beberapa tokoh kunci dan strategi dakwah yang mereka terapkan.
Poin-Poin Materi
Tokoh-Tokoh Penyebar Islam di Luar Jawa: Beberapa tokoh ulama dan sultan memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di berbagai wilayah di luar Jawa.
Sultan Malik al-Saleh (1267-1297 M): Pendiri dan raja pertama Kerajaan Samudra Pasai.
Sultan Ahmad (1326-1348 M): Sultan Samudra Pasai ketiga yang memberikan perhatian besar terhadap perkembangan agama Islam.
Sultan Alauddin Riayat Syah (1538-1571 M): Sultan Aceh ketiga yang meletakkan dasar kejayaan Kesultanan Aceh dan berperan dalam penyebaran Islam di wilayah Aceh.
Sultan Alauddin: Raja Gowa pertama yang masuk Islam dan berjasa dalam penyebaran Islam di Sulawesi Selatan.
Datuk Tunggang Parangan: Ulama Minangkabau yang berdakwah di Kutai Kartanegara dan berperan dalam perubahan Kerajaan Kutai Kartanegara menjadi Kesultanan Kutai Kartanegara.
Sultan Zainal Abidin (1486-1500 M): Sultan Ternate yang menjadikan Islam sebagai landasan resmi bernegara dan mendirikan pesantren-pesantren.
Tokoh-Tokoh Penyebar Islam di Tanah Jawa (Wali Songo): Wali Songo merupakan sembilan tokoh ulama yang memiliki peran signifikan dalam penyebaran Islam di Jawa pada abad ke-15 dan ke-16 Masehi.
Sunan Gresik: Tokoh pertama yang menyebarkan Islam di Jawa, dengan pendekatan dakwah di kalangan masyarakat bawah dan pendirian pesantren.
Sunan Ampel: Tokoh yang hidup pada masa kemunduran Majapahit, dengan peran mendidik dan mengatasi kemerosotan moral, serta membangun pesantren.
Sunan Bonang: Tokoh yang menyebarkan Islam di Jawa Tengah dan Jawa Timur melalui pendekatan budaya, termasuk pemanfaatan alat musik bonang dan penciptaan syair-syair dakwah.
Sunan Drajat: Tokoh yang berdakwah di Gresik dan Lamongan, dikenal dengan ajaran Catur Piwulang.
Sunan Kudus: Tokoh yang mempelajari berbagai ilmu dan berdakwah dengan bijaksana, menghormati budaya setempat.
Sunan Giri: Tokoh yang mendirikan pesantren di Giri dan berdakwah melalui seni pertunjukan.
Sunan Kalijaga: Tokoh yang berdakwah dengan memadukan ajaran Islam dan budaya Jawa, menggunakan wayang dan tembang sebagai media dakwah.
Sunan Muria: Tokoh yang berdakwah di daerah terpencil dan dekat dengan rakyat jelata, menyesuaikan diri dengan tradisi lokal.
Sunan Gunung Jati: Tokoh yang berdakwah di Cirebon, Banten, dan Sunda, serta menerapkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Strategi Dakwah dan Penyebaran Islam di Indonesia: Para ulama menggunakan strategi dakwah yang efektif, yaitu tadrij (bertahap) dan adam al-haraj (tidak menyakiti).
Keteladanan Para Ulama: Para ulama memberikan teladan melalui sifat-sifat seperti hidup sederhana, kegigihan dalam berjuang, penguasaan ilmu agama, produktivitas dalam berkarya, dan kesabaran.
Signifikansi Materi
Mempelajari peran tokoh ulama dalam penyebaran Islam di Indonesia memiliki signifikansi dalam memahami sejarah dan perkembangan Islam di Indonesia, menghargai jasa para ulama, meneladani sikap dan nilai-nilai yang mereka ajarkan, serta memperkuat identitas kebangsaan.